Info Kabupaten Kapuas

Mengumpulkan serta Berbagi Informasi dan Berita Tentang Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah

Sudah Saatnya Kapuas Ngaju Jadi Daerah Otonomi Baru

Pemekaran Kapuas Ngaju lebih lebih baik dipercepat. Sudah saatnya Kapuas Ngaji menjadi daerah otonomi baru. Sehingga, setiap terjadi musibah Banjir tidak perlu lagi menunggu bantuan dari Kabupaten Kapuas. Sebab jarak tempuh untuk penyaluran bantuan sembako memerlukan waktu kurang lebih satu hari untuk sampai ke lokasi.

“Alangkah baiknya segera dimekarkan saja Kapuas Ngaju sehingga Kabupaten Induk tidak lagi kesulitan untuk mendistribusikan bantuan Semobako dengan jarak tempuh yang lama,” kata Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Berinto kepada Borneonews, Kamis(15/6/2017).

Menurut Berinto, seharusnya Kabupaten induk segera menyurati Gubernur dan DPRD Provinsi segera memproses permohonan dimekarkan Kabupaten Baru. Pemekaran harus dimaknai sabagai upaya pemangkasan pelayanan birokrasi. Salah satu contohnya, melihat keterlambatan penyerahan keterlambatan sembako untuk korban banjir. Kabar Selengkapnya

Tinggalkan komentar »

Pesta Demokrasi Harus Bermartabat, Hindari Isu SARA

Pesta demokrasi merupakan sarana memilih kepala daerah, jangan sampai menebarkan isu Suku Agama Ras dan Antar golongan (SARA) hingga terjadi perpecahan umat di Kabupaten Kapuas.

“Masyarakat Kabupaten Kapuas sudah dewasa dalam berdemokrasi.Sebab bukan sekali ini saja Pemilihan Kepala Daerah. Masyarakat diminta untuk dewasa dalam berdemokrasi. Sampai saat ini situasi Kapuas aman, damai dan sejuk. Jangan samapai terhasut oleh isu sara yang memecabelah umat,” kata Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Kabupaten Kapuas H Masyumi Rifa’i kepada Borneonews, Rabu (14/6/2017).

Ia melanjutkan jika memamg tidak senang dengan kepemimpinan yang ada sillakan memeilih yang lain. Sebab tujuan pilkada itu sendiri merupakan sarana demokrasi di mana masyatakat memilih pemimpin daerah,jangan sampai persatuan dan kesatuan hancur oleh kepentingan pribadi, golongan dan kelompok-kelompok tertentu. Kabar Selengkapnya

Tinggalkan komentar »

Penerimaan Siswa Baru Tidak Dipungut Biaya

Penerimaan siswa baru di Kabupaten Kapuas tidak dipungut biaya alias gratis. Hal itu ditegaskan Kepala Bidang Pendidikan Pembinaan Sekolah Dasar Muhammad Hasan saat ditemui Borneonews di kantornya, Rabu (14/6/2017).

“Tahun ajaran baru, untuk penerimaan siswa baru tidak di perkenankan sekolah untuk melakukan pungutan terhadap orang tua murid,” tegas Hasan.

Ia melanjutkan sekolah tidak diperkenankan melakukan pungutan karena semua biaya sudah ditanggung Bantuan Operasional Sekolah (BOS) baik itu formulir pendaftaran maupun buku mata pelajaran.

Ia menjelaskan, penerimaan siswa baru dibuka tanggal 3-8 Juli 2017. Sedangkan masa orentasi tanggal 10-12 Juli 2017. Pengumuman kelulusan SD hasil tes ujian nasional serentak pada tanggal 16 Juni 2017. “Baru kemudian SMP bisa membuka pendaftaran penerimaan siswa baru. Kalau memang ada dari sekolah untuk ditebus baju seragam, berupa baju batik dan baju olahraga harus dimusyawarahkan dengan pihak Komite sekolah,” terang dia. Kabar Selengkapnya

Tinggalkan komentar »

Sekitar 92,5 Persen Anggaran Dana Desa di Kapuas Diproses. 126 Desa Sudah Mencairkan

Proses pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) di Kabupaten Kapuas sudah berjalan sekitar 92,5 persen atau sebanyak 198 desa dari total 214 desa yang ada di Kabupaten Kapuas. Sedangkan Dana Desa (DD) saat ini sudah berjalan sekitar 59 persen atau sebanyak 126 desa yang sudah melakukan proses pencairan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas Drs Ibak kala ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/6/2017) mengatakan untuk tahun 2017 ini, total ADD untuk Kabupaten Kapuas yang berjumlah 214 desa adalah Rp 99.644.343.000. Sedangkan DD total untuk Kabupaten Kapuas adalah Rp 166.874.003.000.

“Pencairan ADD sudah diatas 92 persen, ini artinya hampir rampung. Sedangkan DD proses pencairannya baru dimulai akhir bulan Mei kemarin, jadi saat ini masih berjalan dan baru sekitar 59 persen. Namun kita harapkan, seluruh pencairan ini baik ADD maupun DD dapat segera selesai sebelum akhir Juli 2017 nanti,” jelasnya. Kabar Selengkapnya

Tinggalkan komentar »

Badan Jalan Trans Kalimantan Kapuas Ditambal Sulam

Dalam beberapa hari terahir ini, kawasan Jalan Trans Kalimantan Anjir Kapuas Kalteng yang berlubang dilakukan tambal sulam jalan. Penambalan jalan dilakukan untuk menghadapi Idul Fitri, sehingga para pemudik menjadi nyaman.

Seperti yang terpantau, Minggu (18/6/2017) sore.  Beberapa ruas jalan yang terlihat berlubang ditambal. Lebar tambalan disesuaikan dengan lebarnya lubang yang sebelumnya membuat pengendara harus menghindar. Kabar Selengkapnya

Tinggalkan komentar »

Ini Belasan Desa Di Kapuas Yang Minta Dimekarkan

Dalam rangka pemerataan pembangunan dan mendekatkan pelayanan masyarakat, sebanyak 18 desa/kelurahan di 8 kecamatan di Kabupaten Kapuas mengusulkan pemekaran kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Delapan belas desa/kelurahan di 8 kecamatan yang minta dimekarkan itu yakni untuk wilayah Kecamatan Bataguh masing-masing Kelurahan Pulau Kupang dimekarkan menjadi Desa Betawi Permai, Kelurahan Murung Keramat dimekarkan menjadi Desa Kota Keramat, Desa Tamban Luar dimekarkan menjadi Desa Purwodadi Mekar, Desa Sei Jangkit dimekarkan menjadi Desa Jangkit Baru.

Kecamatan Kapuas Kuala, Desa Lupak Dalam dimekarkan menjadi Desa Lupak Raya. Kecamatan Kapuas Barat, Desa Pantai di mekarkan menjadi Desa Tumbang Umap, Desa Saka Mangkahai dimekarkan menjadi Desa Sei Bangah. Kecamatan Mantangai, Desa Tumbang Muroi dimekarkan menjadi Desa Kalanis Jaya, Desa Pulau Kaladan dimekarkan menjadi Desa Pulau Kaladan Hulu. Kabar Selengkapnya

Tinggalkan komentar »

Lapas Kelas IIB Kapuas Over Kapasitas

Jumlah warga binaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kapuas semakin bertambah, menyebabkan over kapasitas. Saat ini jumlah warga binaan sebanyak 403 orang. Akibatnya setiap blok yang seharusnya hanya dihuni enam orang, terpaksa ditempati 11 orang.

Membeludaknya penghuni Lapas disebabkan adanya tahanan titipan, baik dari kepolisian, kejaksaan,maupun pengadilan. “Saya bilang Lapas kita ini sudah over dosis, di mana daya tampung tidak bisa lagi memuat jumlah warga binaan, baik yang sudah menjalani hukuman hasil persidangan, maupun titipan jaksa, Kejati, polisi, dan pengadilan,” ungkap Kepala Lapas Kelas IIB Kapuas Husaini saat dihubungi Borneonews via telepon, Minggu(11/6/2017).

Ia menurutkan, daya tampung Lapas Kapuas maksimal 250 orang. Namun kenyataannya dihuni 403 orang. “Kalau dibilang oever kapasitas wajar saja. Sebab ini sudah melebihi dari jumlah ideal 250 warga binaan. Akibatnya mereka harus tidur berdesak-desakan dalam satu blok.” Kabar Selengkapnya

Tinggalkan komentar »

BPPRD Jalin Komunikasi Dengan Pengusaha Sarang Walet

Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kapuas melakukan pendekatan persuasif dengan pihak pengelola sarang burung walet. Ternyata bukan pengusaha sarang walet yang enggan membayar pajak, namun hanya masalah komunikasi saja.

Pengusaha sarang walet mengusulkan agar dibentuk asosiasi pengusaha sarang walet serta minta dipasangkan papan pemberitahuan untuk menandai gedung sarang walet sudah berkontribusi membayar pajak walet untuk Daerah.

“Ternyata kami turun ke lapangan dan berkomunikasi dengan pihak pemilik sarang burung walet, mereka mengakui mau bayar pajak tetapi komunikasi dengan pihak kami selama ini tidak ada,” kata Kepala Bidang Penindakan dan Penyuluhan Pajak Daerah, BPPRD Kapuas, Pengeran Sojuoan Pandingan kepada Borneonews, Rabu (14/6/2017). Kabar Selengkapnya

Tinggalkan komentar »

Jelang Arus Mudik Lebaran, Polres Kapuas Siapkan Pos Pelayanan dan Keamanan

Jelang arus mudik lebaran tahun ini, Kapolres Kapuas Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar berencana akan membuat pos-pos pelayanan dan Pengamanan di beberapa titik.

“Kita tentukan dimana-mana saja titik yang rawan, akan kita bangung pos Pengamanan, jika titik kepadatan atau khusus untuk pengemudi beristirahat, akan kita bangun di titik tersebut pos Pelayanan,” ungkapnya kepada Borneonews, Minggu (11/6/2017)

Ia menegaskan pembangunan pos-pos tersebut tidak sembarangan tempat, akan tetapi sesuai dengan kondisi lokasi tersebut. “Dengan begitu kita harapkan untuk arus mudik darat bisa berjalan dengan lancar untuk kenyamanan para pemudik,” ujar mantan Sat PJR Ditlantas Polda Kalsel tersebut. Kabar Selengkapnya

Tinggalkan komentar »

Badan Pengelola Pajak Kapuas Optimistis Raih Pajak Restoran Rp 5,6 Miliar Tiap Tahun

Pemkab Kapuas melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) menargetkan pajak restoran, rumah makan, kantin dan katering Rp 5,6 miliar setiap tahunnya.

Kepala BPPRD Kapuas, Andreas Nuah, Rabu (14/6/2017) mengatakan, dengan target pajak restoran, rumah makan serta katering yang ditetapkan untuk tahun 2017.

Dia mengaku optimistis bisa mencapai target tersebut. Meski saat ini capaian baru Rp1,7 miliar data Januari-Mei 2017. Namun masih ada katering Perkebunan Besar Swasta (PBS) yang belum berjalan. Kabar Selengkapnya

Tinggalkan komentar »