Info Kabupaten Kapuas

Mengumpulkan serta Berbagi Informasi dan Berita Tentang Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah

32 Lapak Dilakukan Uji Sampel

pada 1 Juni, 2018

Tim terpadu gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas bersama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palangka Raya melakukan uji sampel hadap puluhan pedagang di kawasan Pasar Ramadan yang terletak di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas, Rabu (23/5) sore. Kegiatan dilakukan untuk memastikan keamanan pangan berupa makanan dan minuman sebelum dikonsumsi masyarakat.

Dalam uji sampel tersebut, pihaknya mengambil sebanyak kurang lebih 32 sampel lapak di Pasar Ramadan serta beberapa tambahan dari penjual makanan sekitar lokasi tersebut.

Hasilnya dari seluruh penjual makanan dan minuman di Pasar Ramadan tidak ditemukan adanya pangan yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Akan tetapi, terdapat oknum pedagang pentol bakar di sekitaran lokasi Pasar Ramadan yang dicurigai dari hasil uji sampel mengandung boraks.

“Dari 32 sampel di pasar wadai negatif dan memenuhi syarat. Namun ada sampel di luar pasar wadai yang dicurigai mengandung boraks dan kita masih uji penegasan di laboratorium balai POM di Kota Palangka Raya. Hal ini semua kami lakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat,” ungkap Kepala BPOM di Palangka Raya, Trikoranti Mustikawati saat diwawancarai wartawan, di kawasan Pasar Ramadan Kuala Kapuas, Rabu (23/5) sore

Dia juga menambahkan, berkaitan dengan dicurigainya oknum pedagang yang jualannya mengandung borak, pihaknya akan melakukan penindakan berupa pembinaan terlebih dahulu. “Kami sudah kerjasama dengan Pemkab Kapuas ya. Untuk melakukan pembinaan, untuk tahu produk itu dari mana, proses pengolahannya seperti apa dan bahan tambahannya apa saja. Kita akan lakukan pembinaan mulai dari awalnya,” katanya.

Sementara Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas, Masrani mengatakan pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap distributor makanan yang menjual makanan kedaluwarsa maupun penjual produk yang bisa membahayakan kesehatan konsumen.

“Kami berterima kasih terhadap BPOM Palangka Raya, yang sudah bersama-sama melakukan pengawasan serta uji sampel terhadap penjual makanan di kawasan Pasar Ramadan,” ucap Masrani saat diwawancarai wartawan, Rabu (24/5).

Dia juga menambahkan terhadap pelaku usaha yang menjual makanan kedaluwarsa dan dicurigai mengandung bahan yang tidak boleh di konsumsi, maka akan dilakukan pembinaan. “Pemkab Kapuas akan memberikan tindakan berupa pembinaan dan teguran melalui surat. Karena hal ini tidak dibenarkan. Yang jelas kita masyarakat Kapuas tidak ingin apa yang dikonsumsi tidak memenuhi syarat kesehatan,” pungkasnya.

Sumber: http://kaltengpos.web.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: